Feeds:
Posts
Comments

Sumber: http://bupatitaput.wordpress.com/2011/08/10/ikam-mas-raksasa-di-danau-toba/#more-356

IKAM MAS RAKSASA DI DANAU TOBA

Oleh: Maridup Hutauruk

Pada akhir Maret 2011 diberitakan di Kompasianer ditemukannya Ikan Mas Raksasa di Danau Toba oleh Petani Keramba Jala Apung, yang beratnya lebih dari 30 Kg. Apakah temuan ini menjadi sesuatu yang aneh untuk ukuran Danau Toba yang maha luas itu? Tentu saja tidak! Apalagi ikan itu ditemukan disekitar pengusahaan Keramba Jala Apung yang kaya dengan sumber pakan tersisa.

Ikan mas yang dikenal di Indonesia adalah dari spesies Cyprinus Carpio, Linn. 1758, yang oleh para ahli perikanan dibuat menjadi beberapa penggolongan. Ada penggolongan berdasarkan bentuk yang disebut bersisik normal dinamai Karper dan bentuk  sirip memanjang dinamai Kumpai. Ada juga yang membuat penggolongannya dikelompokkan sebagai kelompok konsumsi dan kelompok hias.

Secara garis keturunan maka silsilah Ikan Mas adalah sebagai berikut:

  • Kerajaan              : Animalia
  • Filum                     : Chordata
  • Kelas                     : Actinopterygii
  • Ordo                      : Cypryniformes
  • Keluarga              : Cyprinidae
  • Genus                   : Cyprinus
  • Spesies                 : Cyprinus Carpio, Linn. 1758

Berdasarkan sejarah perikanan di Indonesia bahwa jenis Ikan Mas masuk ke Indonesia dari Eropah dan Tiongkok. Disebutkan bahwa tercatat tahun 1860 ikan jenis Karper ini sudah diternakkan di Ciamis Jawa Barat.  Turunan dari Jawa ini kemudian dikembangkan di Bukit Tinggi – Sumatera Barat di tahun 1892. Berikutnya dikembangkan di Tondano – Minahasa, Sulawesi Utara di tahun 1895. Daerah Tabanan – Bali Selatan tahun 1903, Ende – Flores, NTT tahun 1932, Sulawesi Selatan tahun 1935. Tahun 1927 jenis-jenis jenis Galisia (karper gajah) didatangkan dari Negeri Belanda. Tahun 1930 didatangkan lagi karper jenis Frankisia (karper kaca). Pada tahun 1974, mengimpor ikan karper ras Taiwan, ras Jerman dan ras fancy carp Jepang. Sekitar tahun 1977 Indonesia mengimpor ikan karper ras yamato dan ras koi dari Jepang. Ras-ras ikan karper yang diimpor tersebut dalam perkembangannya ternyata sulit dijaga kemurniannya karena berbaur dengan ras-ras ikan karper yang sudah ada di Indonesia sebelumnya sehingga terjadi persilangan dan membentuk ras-ras baru.

Kalau kita bandingkan silsilah keturunan jenis ikan asli Tanah Batak dimana Danau Toba terletak maka tidak benar bahwa Ikan Mas yang dikenal di Indonesia berasal dari luar seluruhnya, khususnya untuk jenis ikan mas di Tanah Batak, karena mereka berasal dari keluarga yang sama dengan Ihan dan Jurung, tentu saja dari turunan yang sama pula. Ikan asli Tanah Batak yang disebutkan itu adalah jenis Jurung, walaupun sudah jarang terlihat tetapi masih ditemukan dibeberapa kawasan sebanyak 4 jenis yang disebut Genus Tor (Ikan Batak) dari Spesies species Tor Douronensis, Tor Tambra, Tor Soro dan Tor Tambroides, juga ada di Laut Tawar Takengon Aceh Tengah.

Sementara ikan asli jenis lainnya, bahasa daerahnya disebut Ihan dan dinyatakan sudah punah dari Danau Toba, tetapi masih ditemukan Aceh Tengah, tepatnya di Kampung Lumut Kecamatan Linge dan sebagian lagi di Samarkilang Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah. Jenis ihan ini dalam bahasa ilmiahnya disebut Genus Neolissochilus, dengan nama Spesies Neolissochilus Sumatranus dan Neolissochilus thienemanni.

Coba kita bandingkan Silsilah ikan asli Tanah Batak dengan Ikan Mas untuk membuktikan bahwa Ikan Mas yang ada di Tanah Batak adalah asli dari Tanah Batak dan bukan keturunan yang didatangkan dari negeri luar itu:

SILSILAH

IHAN (Ikan Batak Asli – punah?)

JURUNG (IKAN BATAK)

IKAN MAS – KARPER

Kerajaan Animalia Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata Chordata
Kelas Actinopterygii Actinopterygii Actinopterygii
Ordo Cypryniformes Cypryniformes Cypryniformes
Keluarga Cyprinidae Cyprinidae Cyprinidae
Genus Neolissochilus Tor Cyprinus
Spesies
  1. Neolissochilus Sumatranus
  2. Neolissochilus thienemanni
  1. Tor Douronensis
  2. Tor Tambra
  3. Tor Soro
  4. Tor Tambroides
Cyprinus Carpio, Linn. 1758

Maridup Hutauruk

Kalau demikian tentunya Spesies Cyprinus Carpio (Ikan Mas) memiliki silsilah Keluarga yang sama dengan Ihan dan Jurung (Ikan Batak, tentu tidak salah mengatakan bahwa di Tanah Batak terdapat jenis Ikan Mas yang asli juga dan bukan yang berasal dari negeri luar tersebut.

Terjadinya Danau Toba juga dilegendakan oleh orang Batak akibat Seorang Laki-laki yang melanggar janji terhadap istrinya seekor ikan berwujud manusia berwarna merah. Karena pelanggaran janji ini maka terjadilah banjir yang memenuhi Kawah Toba dan istri berwujud manusia itu kembali menjadi ikan penghuni Danau Toba.

Kembali kepada ditemukannya Ikan Mas Raksasa di Danau Toba ada kemungkinannya karena mendapat supply pakan yang berlimpah dan berprotein tinggi yang ditaburkan oleh petani KJA sehingga sisa-sisa pakan tersebut dimakan oleh ikan-ikan yang ada diluar keramba itu.

Melihat bentuk ikan Mas Raksasa yang ditemukan itu sepertinya bukan dari jenis Ikan Mas Batak asli, karena ikan Mas asli di Tanah batak berbentuk bulat panjang yang mirip dengan bentuk tubuh Ikan Koi, namun sisiknya tidak sebesar sisik ikan mas koi. Jadi bukanlah sesuatu yang aneh apabila Ikan Mas Raksasa ditemukan di Danau Toba, dan boleh jadi ada jenis-jenis ikan raksasa lainnya yang sudah berbentuk monster di Danau Toba yang maha luas itu.

Beberapa jenis Ikan Mas Raksasa yang pernah ditemukan, seperti diberitakan berikut ini:

 

Ikan Mas raksasa ditemui di Sungai Mekong bagian Thailand. Ikan berbobot sekitar 600 pon ini merupakan salah satu jenis yang mengalami jumlah penurunan populasi yang drastis di Asia Tenggara. Sumber: VIVANEWS, Minggu, 23 Januari 2011.

 

 

 

Seorang bernama Biagini menemukan Ikan Mas Raksasa dari salah satu danau di Perancis.  Sumber: Yahoo/Daily Mail/foto: Daily Mail

 

Beberapa tangkapan Ikan Mas Raksasas, diambil dari sumber:  http://www.anglinglines.com

 

 

 

 

Satu keluarga Dave, Janet, Dan Johnson berhasil mendapat Ikan Mas Raksasa seberat 73,03 lb (33,11 Kg) di Danau Laroussi.

 

 

 

 

 

<<< Ikan Mas Raksasa Terry Walker seberat 54,03 lb. (24,5  Kg)

 

 

 

 

 

<<< Ikan Mas RAksasa Rahja seberat  45,04 lb (20,41  Kg)

 

 

 

 

 

<<< Ikan Mas Raksasa Paul  Mersh 54lb (24,5 Kg)  and Peter Mersh 32lb (14.5 Kg) 

 

 

 

 

<<< Ikan Mas Raksasa Arthur 53lb (24 Kg)

 

 

 

 

<<< Ikan Mas Raksasa Big John  50 lb ( 22,67 Kg)

 

(mph)..

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.

Crunchy numbers

Featured image

About 3 million people visit the Taj Mahal every year. This blog was viewed about 39,000 times in 2010. If it were the Taj Mahal, it would take about 5 days for that many people to see it.

In 2010, there were 33 new posts, growing the total archive of this blog to 34 posts. There were 103 pictures uploaded, taking up a total of 5mb. That’s about 2 pictures per week.

The busiest day of the year was December 14th with 280 views. The most popular post that day was BUDIDAYA PERIKANAN.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were search.conduit.com, google.co.id, en.wordpress.com, 96147.com, and start.facemoods.com.

Some visitors came searching, mostly for putri duyung asli, ikan hias, ikan mas, putri duyung, and ikan bandeng.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

BUDIDAYA PERIKANAN January 2010

2

Putri Duyung May 2010

3

Budidaya Ikan Mas Koki Mutiara January 2010

4

Ikan Mas Hias (Fancy Goldfish) March 2010

5

Budidaya Ikan Hias Jenis Tetra January 2010
2 comments

Piton di Kolong Mobil

Biasanya yang sering berada di kolong mobil adalah para teknisi atau bung montir yang memeriksa atau memperbaiki bagian-bagian yang ada di kolong mobil. Lain halnya yang terjadi di Jalan Sutrisno- Sukaramai Medan, yang ada di kolong mobil adalah seekor ular Piton sepanjang 2 meter. Berikut beritanya yang dirilis olek Liputan6.com, hari ini, Kamis, 23 Desember 2010. Berikut beritanya.

Liputan6.com, Medan: Seekor ular piton dengan panjang dua meter terjepit di bawah roda mobil milik seorang warga di Jalan Sutrisno, Medan, Sumatra Utara, Rabu (22/12) malam. Peristiwa ini pun membuat heboh warga karena proses evakuasi ular itu berlangsung alot.

Ratusan warga mengerumuni mobil yang di bawahnya terdapat ular. Bukan sebuah peristiwa kriminal yang membuat warga heboh melainkan adanya seekor piton yang terjepit di bawah roda mobil. Saking ramainya warga yang datang, arus lalu lintas pun sempat macet.

Diduga ular masuk ke kolong mobil saat pemiliknya berwisata di tepi laut Percut, Deli Serdang. Meski segala upaya dilakukan, minimnya alat dan posisi ular yang terjepit membuat evakuasi selama dua jam gagal. Pemilik akhirnya membawa mobil ke bengkel untuk menyelamatkan ular itu.(JUM)

Ular Terbang. LiveScience.com

Seekor ular yang diangkat setinggi sekitar 15 m lalu diletakkan disebuah ranting dalam sebuah pengujian. Ternyata ular tersebut memang melakukan gerakan terbang. Ular ini mampu terbang sejauh 24 m dari ketinggian itu.

Dari hasil percobaan ini maka terungkap bahwa ular mampu melakukan perpindahan tempat dari satu tempat semisal pohon ke pohon lain yang lebih disenanginya, dengan melakukan terbang.

Videonya dapat dilihat disini>>>Ular Terbang

Idul Fitri 1431H

Ramadhan Bulan Puasa

CD Budidaya Patin

Admin menerima e-mail tentang CD Budidaya Patin. Mungkin pengunjung berminat untuk memilikinya, boleh dihubungi alamat yang tercantum di bawah. Posting ini bukan bersifat komersil dari situs ini, dan hanya dianggap sebagai upaya partisipatif untuk masyarakat. Setiap transaksi dari postingan ini, bukan menjadi bagian dari Situs Konsumenikan. Demikian, terimakasih/Admin.

salam..

Saat ini saya menjual CD cara budidaya Patin yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).

CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.

Jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email: rozi679@gmail.com.

terima kasih

Putri Duyung

Putri Duyung dilegendakan sebagai manusia yang berwujud setengah manusia dan setengah ikan. Anehnya hampir tidak pernah diceritakan tentang Putra Duyung, sehingga wujud dari Duyung yang dilegendakan selalu berbentuk seorang perempuan cantik dengan bagian pinggang kebawah berwujud ikan.

Putri Duyung sering disebutkan berhubungan akrab dengan manusia terutama apabila manusia mengalami musibah di lautan maka Putri Duyung akan dengan senang hati untuk membantu menyelamatkan manusia. Bahkan ada yang menyebut bahwa airmata Putri Duyung berkhasiat untuk segala macam keperluan, bahkan parfum tertentu disebutkan sebagai airmata duyung.

Mitos tentang Putri Duyung sudah ada ribuan tahun sebelum masehi. Cerita Ikan Duyung muncul dalam mitologi di Assyria sekitar 1000 SM. Diceritakan bahwa dewi Atargatis, ibu dari ratu Assyria, mencintai seorang gembala namun kemudian ia membunuhnya karena cintanya ditolak. Merasa malu ia melompat ke dalam danau dan berubah Ikan Duyung.

Di Yunani, seorang filsuf bernama Anaximander pada masa sekitar 500 SM mengemukakan teori bahwa manusia berasal dari satu spesies hewan air.  Teori ini memunculkan pemikiran bahwa manusia berevolusi dari ikan duyung ini.

Ada juga cerita yang berkembang di Eropah bahwa saudara perempuan Alexander Agung penguasa Macedonia (356-323 SM) bernama Thessalonike berubah menjadi Putri Duyung setelah kematiannya. Dilegendakan bahwa para nelayan sering dijumpai oleh Putri Duyung ini hanya untuk menanyakan apakah saudaranya Alexander Agung aman-aman saja.

Barubaru ini ada ditemukan seekor Ikan Duyung yang tertangkap oleh nelayan karena terdampar di Pantai Dusun Watubara, Desa Mukusaki, Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Duyung (Dugong dugong) di Pantai Dusun Watubara-Ende NTT Selasa 11 Mei 2010 dengan ukuran panjang sekitar 1 m dan berat 1 kwintal.

Sebenarnya penemuan ikan duyung oleh para nelayan sudah terjadi berulang kali di kawasan NTT. Di Desa Waai, Salahutu, Maluku Tengah, pada hari Kamis 18 Agustus 2005, seorang nelayan Enthus Parinusa tanpa sengaja menangkap 3 ekor ikan duyung yang tersangut di jaring, bahkan dikatakan sebagai ikan duyung asli karena katanya ikan itu memiliki rambut. Penemuan ini diberitakan sudah untuk yang ketiga kalinya.

Pada Desember 2009 juga ditemukan terdampar ikan Duyung terdampar di Perairan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Sama seperti mammalia laut lainnya seperti lumbalumba, paus, anjing laut, singa laut dan ikan duyung yang sering juga disebut sebagai lembu laut, biasanya mereka hidup berkelumpok.

 Oleh karena lautan di sekitar Indonesia tengah adalah daerah lintasan antar benua di utara dan di selatan maka mahluk laut ini banyak yang melakukan migrasi akibat perubahan musin di kedua kawasan benua tersebut, sehingga apabila terjadi gempa tektonik di laut kawasan tersebut mengakibatkan mahlukmahluk ini sering terdampar ke pantai.

Ikan Duyung masuk dalam family dungongidae dengan nama species Dugong Dugon, termasuk salah satu dari 4 ordo Sirenia yaitu yang disebut Lembu Laut. Dugong pertamakali diklasifikasikan di tahun 1776 oleh Philipp Ludwig Statius Müller (1725–1776) seorang Professor zoologist Jerman. Nama Dugong sebenarnya diambil dari bahasa Melayu untuk sebutan Duyung.

Habitat asli Jenis Ikan Duyung ini memang di lautan tropis Lautan Hindia yang melingkupi seluruh Kepulauan Indonesia. Kaitan-kaitan mitos di berbagai daerah di Indonesia tidak terlepas dari hubungan manusia dengan jenis ikan ini. Dari taksonomi siripnya memang mirip dengan jari tangan manusia. Apakah yang disebutkan filsuf Anaximander 500 SM lalu ada kaitannya dengan asal muasal manusia?

Catatan tertua yang ditemukan terdapat di Gua Tambun di Ipoh Malaysia dalam bentuk lukisan dinding yang diperkirakan pada masa Neolitik yang sudah berusia 5000-an tahun.

Ikan Duyung sudah masuk dalam The International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebagai jenis ikan dilindungi yang terancam punah dan dilarang diperdagangkan oleh CITES (Convention on International Trade in Endangered Species).

Ikan mas secara umum dapat dibagi kedalam dua penggolongan besar yaitu Ikan Mas Konsumsi dan Ikan Mas Hias. Secara umum pula bahwa Ikan Mas Konsumsi tentu yang diperlukan adalah pertumbuhan daging yang cepat besar, sementara Ikan Mas Hias yang dibutuhkan adalah keindahannya, walaupun ada jenis ikan hias yang bertubuh besar semisal jenis Ikan Mas Hias Koi.

Khususnya ikan mas jenis ikan hias juga sangat banyak jenisnya. Secara umum di Indonesia disebutkan dengan nama ikan mas koki dan ikan mas komet dan ikan mas koi, padahal semuanya dimasukkan dalam satu penggolongan yang disebut Ikan Mas Hias atau Fancy Goldfis.

Dari genaelogy tree dapat terlihat berbagai jeni Ikan Mas Hias yang awalnya memang berasal dari jenis Ikan Mas Konsumsi, sebagai berikut:

Continue Reading »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.